Sendang Prigen di Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, merupakan salah satu situs patirtaan kuno yang keberadaannya menyatu dengan lanskap pertanian masyarakat setempat.
Sumber mata air yang memancar di area sendang menjadi inti keberadaan situs ini. Airnya bersih, jernih, dan mengalir tanpa henti sepanjang tahun berkat letaknya yang berada pada lereng Gunung Ungaran.
Sisa-sisa bangunan kuno, bongkahan batu berukir, serta fragmen arsitektur yang tersebar di sekitar area sendang menunjukkan bahwa tempat ini dahulu merupakan pusat aktivitas manusia di masa klasik.
Salah satu peninggalan paling ikonik di Sendang Prigen adalah fragmen arca Siwa yang dikenal dengan sebutan "Tri Sirah" atau tiga kepala.
Sendang Prigen juga lekat dengan tradisi lisan dan cerita rakyat yang masih dipercaya sebagian warga hingga hari ini.
Dengan perpaduan unsur sejarah, arkeologi, legenda lokal, serta fungsi ekologis, Sendang Prigen tidak hanya menjadi situs purbakala, tetapi juga simbol keterikatan masyarakat Sidomukti dengan alam dan warisan leluhur.